Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Menonaktifkan Autorun

Seperti yang sudah saya bahas pada artikel sebelumnya, fitur yang bernama autorun ini sering kali dimanfaatkan oleh virus-virus untuk menanamkan dirinya ke komputer korban melalui media flashdisk atau hardisk eksternal.

Nah, bagaimana cara mematikan fitur ini agar kita terhindar dari virus tersebut. Sebenarnya ada beberapa cara, salah satu nya adalah melalui registri. Namun itu tidak akan saya bahas disini, yang akan saya bahas sedikit disini adalah cara menonaktifkan autoplay tersebut melalui setting di group policy.

Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Pilih start -> run
2. Kemudian ketikan gpedit.msc
3. Ketika jendela group policy sudah tampil pilih computer configuration, kemudian administrative template, lalu system
4. Double klik Turn Off Autoplay, lalu pilih enable.
5. Akhirilah dengan menekan tombol Ok

Anda juga bisa melakukan hal yang sama pada user configuration, tapi jika setting keduanya konflik maka yang dipakai adalah setting pada computer configuration.

Selamat Mencoba

Virus dan Flashdisk

Sudah banyak sekali kasus-kasus penyebaran virus yang terjadi lewat media flashdisk. Bagaimana ini bisa terjadi? Bukankah jika kita membuka file yang terinfeksi virus baru virus itu dapat menyebar?

Jawabannya adalah bahwa virus tersebut memanfaatkan fitur yang bernama autoplay untuk mengaktifkan dirinya, sehingga ketika kita memasukan flashdisk yang telah terinfeksi oleh virus secara otomatis komputer kita juga dapat terserang virus tersebut.

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah hal-hal tersebut ada beberapa:
1. selalu upgrade antivirus anda
2. mencegah autoplay dengan menekan tombol 'shift' pada keyboard anda ketika flashdisk dimasukan, atau
3. menonaktifkan autoplay

Pertimbangan dalam memilih VGA cards

Banyak diantara kita yang terkadang bingung ketika akan mengupgrade graphic cards, hal ini terutama disebabkan karena begitu banyaknya produk yang beredar di pasaran. Jadi, bagaimana agar kita tahu mana vga yang cocok untuk kita, beberapa hal yang dapat dijadikan pertimbangan akan saya ulas disini:

  1. Satu hal yang paling penting, yang harus anda pikirkan pertama kali adalah, apa aktivitas yang sering anda lakukan dengan PC anda tersebut, apakah hanya untukpenggunaan sehari-hari saja (ms. Office, dll) atau untuk bermain game" terbaru yang memang membutuhkan VGA yang powerful.
  2. Setelah anda menemukan jawaban dari point pertama diatas langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah menentukan jenis vga cards yang ingin anda gunakan, tentu saja ini harus disesuaikan dengan slot di motherboard anda, apakah itu AGP atau PCIe
  3. Tentukan juga range budget anda agar anda bisa memfilter vga" tersebut
  4. Berikutnya adalah memilih vga yang anda inginkan dengan melihat propertiesnya:
    • clock speed: kekuatan dari vga card tersebut
    • memory bandwidth: kecepatan koneksi antara GPU di prosesor dengan vga
    • texture fill rate: jumlah pixel yang ditampilkan di layar (per detik).
Ada satu hal lagi yang menarik, dimana nvdia telah menyediakan tool untuk memudahkan kita dalam memilih vga cards yang kita inginkan, tapi tentu saja hanya terbatas pada produknya saja.
Tool tersebut dapat anda liat di:
click here!